RI Setuju Perpanjang Kontrak LNG ke Jepang Hingga 2021

RI Setuju Perpanjang Kontrak LNG ke Jepang Hingga 2021

- detikFinance
Senin, 31 Mar 2008 16:55 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan para pembeli Jepang menyepakati harga LNG untuk perpanjangan kontrak ekspor untuk kurun waktu 2011-2021. Harganya disepakati US$ 16 dolar per mmbtu.

"Harganya US$ 16 per mmbtu, tidak termasuk biaya transportasi," kata Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Iin Arifin Takhyan disela-sela acara Rapimnas Kadin di JCC Senayan, Jakarta, Senin (31/3/2008)..
 
Menurut Iin, harga US$ 16 per mmbtu ini sama dengan patokan harga minyak mentah di kisaran US$ 100 per barel. "Kalau harga minyak turun, ya harga gasnya juga turun," tambahnya.
 
Selain menyepakati harga gas, kata Iin, para pembeli Jepang juga menyetujui penghapusan kewajiban memenuhi kekurangan (shortage) kontrak ekspor LNG yang lama (tahun 1978-2011) sebanyak 72 kargo atau setara dengan 4 juta ton.
 
Sebelumnya pemerintah telah menawarkan pertukaran kekurangan kontrak ekspor LNG terdahulu sebanyak 72 kargo dengan harga perpanjangan kontrak ekspor. "Mereka tidak ada klaim, kita bebas," tambah Iin.

Sementara Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro mengatakan, meski sudah menyepakati formula harga dasar ekspor gas alam cair atau liquified natural gas (LNG) Indonesia dengan para pembeli di Jepang, namun mekanisme pengangkutannya belum disepakati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin tim kami melaporkan bahwa ada satu mekanisme yang masih dibahas, yaitu faktor transportasi. Karena LNG kan harus dibawa dengan tanker seperti apa," katanya.
 

(hen/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads