Seperti pantauan detikFinance dalam kunjungan ke negeri Jiran, Senin (31/3/2008), perkebunan kelapa sawit bertebaran dimana-mana. Mulai dari perbatasan sejak pesawat memasuki wilayah Malaysia hingga ke pinggir-pinggir jalan tol.
Kebunnya pun bermacam-macam. Mulai dari kebun kelapa sawit muda yang baru berumur 5 tahunan, hingga kebun yang sudah cukup tua karena umurnya sudah sekitar 30 tahunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melejitnya harga kelapa sawit dipicu peralihan fungsinya yang semula hanya untuk pangan ke bahan bakar nabati. Tak hanya itu, produk olahan kelapa sawit juga digunakan untuk bahan baku kosmetik.
"Kelapa sawit juga digunakan untuk membuat kosmetik bagi para wanita. Misalkan saja untuk lipstik Anda," kata Raj, seorang pemandu tour.
Akhirnya, terjadilah perebutan permintaan, dan harganya pun melangit. Kondisi ini memang sudah sepantasnya dimanfaatkan untuk memberikan kontribusi sebesarnya ke negara. Mungkin salah satu cara Malaysia adalah dengan menanami setiap pojokan wilayahnya dengan kelapa sawit.
(lih/qom)











































