Demikian disampaikan Manager Penjualan Pertamina Area Bali Jeckson Simanjuntak di kantornya jalan Sugianyar, Denpasar, Selasa (1/04/2008).
Akibatnya, persediaan BBM di Bali hanya mampu mencukupi konsumsi masyarakat selama dua hari. Stok BBM hari ini sebanyak dua ribu kiloliter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jeckson mengatakan renovasi tersebut menyebabkan kapal yang datang dan pergi ke dermaga Manggis dari Banyuwangi menjadi tersendat. Kapal yang bisa merapat hanya kapal berukuran kecil. BBM yang diangkut kapal-kapal kecil tidak mampu mencukupi kebutuhan dalam waktu yang lama.
Untuk mengatasi kelangkaan BBM, Pertamina melakukan strategi penyaluran dengan skala prioritas. Daerah yang menjadi tujuan utama pasokan BBM adalah Kota Denpasar.
"Cara lain adalah pengalihan suplai dari Depo Manggis ke Depo Pesanggaran, Denpasar untuk mengatasi kekurangan stok BBM," kata Jeckson.
Stok BBM hari ini sebanyak 2 ribu kilo liter yang hanya mencukupi kebutuhan BBM dalam waktu 1,5 hari. Sedangkan kapal merapat di Depo Manggis pada dua hari kemudian sehingga terjadi kekosongan stok selama setengah hari.
Upaya lainnya, adalah koordinasi dengan Surabaya untuk meningkatkan frekuensi pengiriman. Dari biasanya kapal dengan kapasitas 7 ribu kilo liter dalam tiga hari menjadi 14 ribu kilo liter dalam empat hingga lima hari.
Kebutuhan BBM jenis premium dari 140 SPBU se-Bali sebanyak 1800 kilo liter per hari. "Dari stok tersebut, kita salurkan 1500 liter dengan skala prioritas," demikian Jeckson.
(gds/qom)










































