Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ali Rosidi dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jalan Soetomo, Jakarta, Selasa (1/4/2008).
Menurut Ali, umumnya pada bulan Maret itu terjadi deflasi karena panen raya yang membantu mendorong penurunan harga barang yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inflasi Maret 2008 ini tinggi dibanding inflasi Maret 2006 dan Maret 2007 dan bahkan lebih tinggi dari inflasi Maret 2005 sebesar 1,91 persen yang terjadi karena kenaikan harga BBM waktu itu.
"Sekarang tidak ada kenaikan BBM tapi inflasi cukup tinggi dan betul apa yang dikatakan BI bahwa inflasi Maret akan lebih tinggi," ujarnya.
Selain itu program konversi minyak tanah ke elpiji yang dijalankan pemerintah juga belum 100 persen tapi minyak tanah sudah langka di pasar. "Padahal masyarakat itu masih membutuhkan minyak tanah," ujarnya.
(ddn/ir)











































