"PP-nya katanya sudah di menkeu. Kalau sudah selesai, pembangunannya bisa terealisasi dalam 1,5 tahun ini," kata Ketua Kadin MS Hidayat.
Hal tersebut disampaikan MS Hidayat usai rapat mengenai Rusun 1.000 tower dengan Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (2/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, dengan selesainya PP ini, para pengembang dapat segera memulai pembangunan rusun. Terutama di kota-kota besar. "Ini khusus untuk kalangan berpenghasilan menengah ke bawah," kata dia.
Ketua Kompartemen Kadin bidang Perumahan dan Pemukiman Lukman Purnomosidi menambahkan, pihaknya akan segera merealisasikan pembangunan ini seperti di Jakarta, Batam, Surabaya, dan Makasar.
"Kami optimis 2008 ini akan mulai dengan jumlah yang besar. Yang ada di depan mata 200 tower," jelasnya.
Menurut Lukman, dengan dibangunnya 200 tower ini diharapkan daat merangsang masyarakat mau menemati rusun. "Kalau sudah dibangun, bisa jadi lifestyle bagi masyarakat," jelasnya.
Menurutnya, rusun itu nantinya akan dijual dengan uang muka Rp 20 juta dengan angsuran Rp 1,25 juta. "Uang sewa itu bisa dijaminkan Jamsostek atau ditalangi dulu," pungkasnya.
(ary/qom)











































