Sekretaris Jenderal Departemen ESDM Waryono Karno menjelaskan, dana tersebut awalnya termasuk dana yang dipotong sesuai kebijakan pemotongan anggaran 15% Menteri Keuangan.
Namun setelah disepakati pemotongan anggaran hanya 10%, maka sisa 5% yang sudah terlanjur dikeluarkan dari anggaran dialihkan ke program-program yang terkait masyarakat banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total anggaran Departemen yang dibutuhkan sebenarnya mencapai Rp 7,4 triliun, namun setelah diminimalisir, yang diajukan hanya Rp 5,9 triliun. Setelah dipotong 10%, akhirnya anggaran yang disepakati adalah Rp 5,367 triliun.
Waryono menambahkan, pada 2007 anggaran dana Departemen ESDM hanya sekitar 3% dari penerimaan negara yang dihasilkan sektor ini.
"Tapi ya kita terima. Wong kita kan unitnya pemerintah," katanya. (lih/qom)











































