Partai Golkar mengaku siap mengisi posisi yang ditinggalkan Boediono jika Presiden SBY menghendaki.
"Golkar tidak akan mengusulkan posisi untuk jabatan tersebut. Tetapi kalau diminta, Golkar akan menyiapkan," ujar Ketua Fraksi Partai Golkar Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau orang baru tidak akan efektif karena waktunya tinggal satu tahun. Idealnya ada pergeseran menteri atau rangkap jabatan," jelas pria berkacamata ini.
Saat ditanya kemungkinan jabatan Menko Perekonomian dirangkap Wapres Jusuf Kalla (JK), Priyo menjawab diplomatis.
"Kalau soal itu terserah Presiden dan Pak JK. Kalau Presiden menghendaki dan Pak JK-nya mau, saya kira tidak masalah. Ya tergantung kesepakatan beliau berdualah," tandas Priyo. (nik/ddn)










































