Minyak Tanah dan Elpiji Juga Langka di Yogyakarta

Minyak Tanah dan Elpiji Juga Langka di Yogyakarta

- detikFinance
Kamis, 03 Apr 2008 12:24 WIB
Minyak Tanah dan Elpiji Juga Langka di Yogyakarta
Yogyakarta - Yogyakarta juga mengalami kelangkaan minyak tanah dan gas elpiji. Harga gas elpiji isi 3 kg dan 12 kg pun akhirnya naik antara Rp1.000 - Rp 3.000.

Berdasarkan pantauan detikFinance di sejumlah tempat penjualan tabung gas elpiji dan pangkalan minyak tanah di Kota Yogyakarta, Kamis (3/4/2008), beberapa tempat mengalami kelangkaaan.

Untuk minyak tanah beberapa pemilik pangkalan mengaku sudah sejak awal tahun 2008 jatahnya sudah dikurangi. Sedang untuk tabung gas elpiji isi 3 dan 12 kg, pasokan dari agen mengalami keterlambatan akibat kerusakan di Cilacap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang ada pengurangan dari agen untuk pangkalan minyak dari 5 ribu liter menjadi 3,5 ribu liter setiap minggunya. Harga HET tetap sama Rp 2.700/liter, tapi kalau sudah dijual di warung atau di dalam kampung bisa Rp 3 ribu/liter," kata Sumarmo salah satu pemilik pangkalan minyak di Mergangsan Yogyakarta.

Karena kurangnya jatah kata dia, setiap pasokan datang dari mobil tangki Pertamina akan langsung habis diserbu pembeli. Biasanya para pembeli sudah menitipkan jeriken dipangkalan sehari sebelum pasokan datang.

"Meski tiap pembelian dibatasi maksimal 20 liter, karena yang antri sudah banyak ya cepat habis dalam waktu satu atau dua hari saja," katanya.

Sementara itu, salah seorang penjual tabung Prihadi di kampung Surokarsan menambahkan akibat kelangkaan pasokan, harga gas elpiji juga ikut naik. Pasokan gas dari agen elpiji mengalami keterlambatan dan stok yang terbatas.

Tabung gas isi 3 kg dari Rp 12 ribu menjadi Rp 13 ribu. Sedang tabung gas isi 12-an kg dari Rp 52 ribu menjadi Rp 55 ribu. Sedang gas baru sebelumnya dijual dengan harga Rp 400 ribu, sekarang ini naik hingga Rp 500 ribu.

"Kami sudah pesan sejak hari Minggu kemarin, tapi baru datang pada hari Rabu dengan jumlah dikurangi. Hampir di semua toko atau warung, harga gas elpiji naik," katanya.

(bgs/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads