Subsidi kedelai telah dimulai sejak 1 April 2008. Subsidi yang diberikan untuk produsen tahu dan tempe Rp 1.000 per kilogram.
"Itu kan hanya plafon, jadi kalau ada sisa yah kita balikan ke Departemen Keuangan, karena itu kan dana talangan mereka," kata kata Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Departemen Perindustrian Fauzi Aziz kepada detikFinance, Kamis (3/4/2008)..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan penyelenggaran program uji coba subsidi kedelai pada hari kedua di Jakarta menyerap Rp 500 juta uang negara. Pencapaian ini di klaim oleh pemerintah sudah sesuai dengan target yang diinginkan yaitu 3.200 ton kedelai selama satu bulan.
"Dari hasil evaluasi hari kedua itu dicapai 500 ton kedelai yang sudah disalurkan, atau senilai Rp 500 juta, menurut saya sistem ini sudah sesuai dengan yang kita harapkan karena dalam pelaksanaanya sudah cukup terkendali," kata Fauzi.
Fauzi mengakui masih ada kekurangan dalam pelaksanaan program uji coba subsidi ini, seperti kurangnya titik-titik pemberian subsidi. "Kita hanya baru ada punya 5 titik, masak orang mau beli 25 kg saja dari Jl Jiung (Kemayoran) tetapi belinya di Tanah Abang," serunya.
Β
Aziz juga menambahkan pihaknya akan mengevaluasi mengenai stok kedelai dari setiap titik tersebut agar nantinya tidak terjadi masalah dengan suplai.
"Dari pantauan kami selama dua hari umumnya yang membeli kedelai adalah UKM yang kebutuhannya antara 20-30 kg per hari untuk kebutuhan 3 hari," ucapnya. (hen/ir)











































