Premium Hilang, Pertamax Diserbu

Premium Hilang, Pertamax Diserbu

- detikFinance
Jumat, 04 Apr 2008 09:29 WIB
Premium Hilang, Pertamax Diserbu
Denpasar - Kelangkaan BBM di Bali semakin membingungkan warga. Warga pulau Dewata itu pun menyerbu pertamax karena premium menghilang di beberapa SPBU.

Dari pantauan detikFinance di beberapa SPBU di Denpasar, warga telah antre BBM sejak pukul 08.00 wita di SPBU jalan Puputan Raya Renon, Denpasar, Jumat (4/4/2008).

"Saya antre di sini sejak pagi tetapi sampai saat ini belum ada premium," kata Gede Budi yang ada di barisan depan antrean premium.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi enggan bergabung dengan antrean pengendara lainnya untuk membeli pertamax. Harga pertamax per liter sebesar Rp 8350. "Harganya terlalu mahal," seloroh Budi.

Sedangkan pengedara yang ada di barisan belakang mengaku terpaksa ikut antre membeli pertamax. "Daripada tidak kerja, lebih baik beli pertamax," kata Putu Astini.

Petugas SPBU Puputan Raya Renon mengatakan persediaan pertamax akan habis dalam waktu dua jam. "Premium sudah habis kemarin malam. Stok yang tersisa hanya pertamax," katanya.

Sedangkan SPBU Pakerisan sejak kemarin hanya menyediakan pertamax kepada konsumen. Antrean panjang pun mengular hingga ratusan meter. Untuk menghindari konflik, polisi berjaga-jaga di beberapa SPBU di Denpasar.
Β 
Manager Penjualan Pertamina Area Bali Jeckson Simanjuntak sebelumnya mengatakan, kelangkaan BBM di Bali dalam sepekan terakhir terjadi karena perbaikan dermaga di Depo Manggis, Karangasem, Bali. Perbaikan itu diperkirakan baru rampung awal Mei.

Jeckson mengatakan renovasi tersebut menyebabkan kapal yang datang dan pergi ke dermaga Manggis dari Banyuwangi menjadi tersendat. Kapal yang bisa merapat hanya kapal berukuran kecil. BBM yang diangkut kapal-kapal kecil tidak mampu mencukupi kebutuhan dalam waktu yang lama. (gds/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads