Situasi Pasar Tak Mungkinkan Privatisasi BUMN

Situasi Pasar Tak Mungkinkan Privatisasi BUMN

- detikFinance
Jumat, 04 Apr 2008 12:58 WIB
Jakarta - Pemerintah berencana untuk melepas 10 BUMN tahun ini, namun kembali masalah pasar yang belum kondusif menjadi kendala. Pemerintah tidak ingin mengalami kerugian yang banyak dengan melepas BUMN pada saat yang tidak menentu seperti sekarang.

Hal tersebut disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (4/4/2008).

"Tapi kalau pasarnya enggak bagus, lebih baik kita sabar kan, karena kondisi pasar yang buruk tidak memberikan justifikasi untuk melakukan privatisasi," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun demikian bukan berarti, privatisasi akan dihentikan. Penjualan saham pemerintah di BUMN masih menunggu situasi pasar membaik dan izin dari DPR. Pemerintah meminta BUMN yang akan dijual menyiapkan diri sehingga begitu pasar membaik, privatisasi berjalan lancar.

"Saya minta semua BUMN persiapkan diri sehingga begitu dapat izin, pasar bagus, kita
tinggal go," ujarnya.

Pemerintah dalam APBNP 2008 hanya menargetkan penerimaan sebesar Rp 500 miliar dari penjualan BUMN tahun ini. "Sedangkan lainnya kalau pun kita privatisasi itu untuk kepentingan perusahaan itu sendiri, tapi sampai sekarang belum dapat approval dari DPR," ujarnya.
(ddn/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads