"Pertumbuhan tertinggi penerimaan pajak pada periode Januari-Maret 2008 dari sektor perkebunan dan kehutanan, terutama CPO. Pertumbuhannya hampir 150%," ungkap Dirjen Pajak Departemen Keuangan, Darmin Nasution, usai jumpa pers di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (4/4/2008).
Pertumbuhan sektor CPO telah mendorong pertumbuhan pajak penghasilan, pajak bumi dan bangunan, dan pajak penjualan. Pada periode Januari hingga Maret 2008 PPh tumbuh 40,07%, PBB tumbuh 44,1% dan PPn 48,6%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Darmin menjelaskan, secara umum kenaikan harga bahan bakar dunia yang mendorong kenaikan harga komoditi cukup berpengaruh pada peningkatan penerimaan pajak 3 bulan terakhir.
"Tentunya selain sebagian kecil berkat hasil intensifikasi yang dilakukan Dirjen Pajak," ujar Darmin.
Pertumbuhan penerimaan pajak dari sektor industri sekitar 30%, perdagangan 33% real estat 30%, pertambangan dan penggalian 27,6%. Sementara jasa perantara keuangan sebesar 11%.
(dro/ddn)











































