Departemen Tenaga Kerja AS mencatat penurunan jumlah pekerjaan ini lebih buruk dari prediksi pasar sebesar 60.000. Tingkat pengangguran lebih banyak di sektor konstruksi dan manufaktur. Demikian seperti dikutip BBC, Minggu (6/4/2008).
Jumlah pengangguran di AS meningkat menjadi 5,1 persen di bulan Maret, persentase ini merupakan yang tertinggi sejak September 2005. Pada bulan Februari 2008, tingkat pengangguran tercatat sebesar 4,8 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angka ini sangat buruk," ujar analis Rudy Narvas dari lembaga analisis 4Cast.
"Sebelumnya ada debat apakah kami sedang mengalami masa resesi atau tidak, tetapi dengan angka ini saya kira memastikan bahwa memang ada resesi," tambahnya.
Figur-figur angka ini semakin mempertegas sinyal resesi di AS setelah sebelumnya Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke mengakui kemungkinan resesi dalam pernyataannya di depan Kongres AS pada awal pekan lalu.
(ddn/ddn)











































