Β Β
"Pada kuartal pertama ini pasti ada kenaikan setidaknya 15% sampai 20%, walaupun beberapa bulan lalu turun. Tapi karena penjualan Januari bagus pasti ada kenaikan," ujar Sekretaris Jenderal Electronik Marketer Club (EMC) Handojo
Soetanto kepada detikFinance, Senin (7/4/2008).
Β Β
Menurutnya dibandingkan dengan tahun lalu kondisi dikuartal pertama tahun ini masih relatif lebih baik karena ditopang oleh beberapa hal, diantaranya daya beli barang elektronik di daerah-daerah cukup tinggi dibanding tahun lalu dan adanya
pertumbuhan penetrasi pasar untuk beberapa produk yang sebelumnya masih rendah.
Β Β
"Adanya tren pembelian sekarang ini untuk produk elektronik dari ukuran yang lebih kecil ke ukuran yang lebih besar otomatis akan menambah besar nilai penjualan," ungkap Handojo.
Β Β
Optimisme Handojo didasarkan adanya tren kenaikan penjualan Januari dan Februari yang terus naik dibandingkan dengan tahun lalu. Ia mencontohkan untuk perbandingan penjualan Januari 2008 dengan Januari 2007 telah terjadi kenaikan 26%, untuk Februari mencapai kenaikan 30%.
Β Β
Pada Januari lalu penjualan elektronik mencapai Rp 1,4 triliun sedangkanΒ pada Februari turun menjadi Rp 1,38 triliun, dan Handojo memperkirakan pada bulan Maret dengan banyaknya hari libur diperkirakan terjadi penurunan 10%. " Kita belum merapatkannya, tapi saya perkirakan hanya bisa tercapai Rp 1,2 triliun," paparnya.
Β Β
Mengenai penurunan pada Februari dan Maret, Handojo beralasan bahwa faktor daya beli masyarakat cukup mempengaruhi penjualan elektronik. "Bagaimanapun elektronik adalah barang sekunder, jadi tidak bisa menjadi prioritas," katanya.
Selain itu mulai pulihnya pasokan produk China pada Maret membuat produk-produk Jepang sedikit tergerus oleh produk China. "Kalau pasokan China membesar maka penjualan produk lainnya mengecil," katanya.
Β Β
Hingga kini EMC telah memiliki 31 anggota yang didominasi oleh produk-produk Jepang, selebihnya seperti TCL, Haier adalah produk China.
Β Β
(hen/ir)











































