Pertamina Bisa Menanggung Subsidi Elpiji Hingga Rp 5 T

Pertamina Bisa Menanggung Subsidi Elpiji Hingga Rp 5 T

- detikFinance
Selasa, 08 Apr 2008 10:58 WIB
Pertamina Bisa Menanggung Subsidi Elpiji Hingga Rp 5 T
Jakarta - Pertamina memprediksi subsidi elpiji 12 kg yang ditanggungnya bisa mencapai Rp 5 triliun jika disparitas harga elpiji saat ini berlangsung sepanjang tahun.
 
Kepala Divisi Komunikasi Pertamina Wisnuntoro menjelaskan, harga keekonomian elpiji saat ini sudah mencapai Rp 9.000 lebih per kg. Sementara kemasan 12 kg masih dijual seharga Rp 4.250 per kg.
 
"Jadi kalau hitungan kasarnya ada selisih Rp 5.000. Begitu juga yang 50 kg kita juga masih subsidi meski cuma sekitar Rp 1.000. Kalau dikali konsumsi per tahun yang 1 juta ton, bisa sampai Rp 5 triliun," katanya ketika dihubungi detikFinance, Selasa (8/4/2008).
 
Ditambah lagi, sejak Pertamina menaikkan harga elpiji 50 kg Januari lalu, banyak konsumen yang beralih ke elpiji 12 kg. Akibatnya subsidi yang ditanggung pun makin banyak.
 
Pertamina pun rencananya akan melayangkan surat ke Menneg BUMN untuk melaporkan kondisi ini. Karena subsidi yang ditanggung di bisnis elpiji ini akan mengurangi dividen yang akan dibayar Pertamina ke pemerintah.
 
"Kita akan laporkan kondisi ini ke pemegang saham kita, Menneg BUMN. Bagaimana caranya agar selisih harga ini tidak terlalu besar," katanya.
 
Wisnuntoro menyatakan, cara untuk menekan selisih harga yang membuat subsidi Pertamina makin besar ada beberapa cara. Antara lain, memberi diskon untuk penggunaan elpiji 50 kg sehingga industri diharapkan mau kembali menggunakan 50 kg. Atau bisa juga menaikkan harga 12 kg sehingga beban subsidi Pertamina berkurang.
 
"Mengurangi selisih bisa dengan yang 50 kg atau 12 kg. Yang pasti kami hanya melaporkan situasi. Keputusan tetap di Menteri," tambahnya. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads