Sandalwood akan menjadi perusahaan integrated retail development dan penyedia servis manajemen pertama yang beroperasi di Asia. Servis retail Sandalwood mencakup consultancy, leasing, development dan shopping centre management. Kantor pusatnya kan berlokasi di Singapura, dan perusahaan ini akan memulai operasinya dalam dua fase. Fase pertama meliputi Singapura, Hong Kong, China, Macau, Taiwan, Indonesia, dan India.
"Joint venture ini terjadi pada saat yang tepat, sektor retail di Asia sedang mengalami pertumbuhan kuat, ditambah kondisi ekonomi Asia Pasifik sendiri menunjukkan performa yang baik dibandingkan ekonomi global," kata CEO Jones Lang LaSalle Asia Pacific, Peter Barge dalam siaran pers, Selasa (8/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Colonial First State Property Management adalah salah satu perusahaan full service property development dan leasing specialists terbesar di Australia. Sejak mulai beroperasi pada tahun 1983, CFSP telah menangani 25 pengembangan shopping centre ternama, dan kini menangani 36 shopping centres di berbagai negara bagian Australia, di antaranya adalah Chadstone Shopping Centre di Victoria, Chatswood Chase di Sydney dan Queens Plaza di Brisbane.
Stewart Hutcheon ditunjuk menjadi CEO Sandalwood. Hutcheon memiliki reputasi yang sangat baik di antara komunitas retail management dan property development di Australia, dengan pengalaman selama lebih dari 18 tahun di bidang properti retail. Jabatannya yang terakhir adalah sebagai Director of Leasing dan Deputy Managing Director dari AMP Capital Shopping Centres Pty Ltd, dengan asset shopping center yang ditangani senilai Aus$ 9 miliar.
Sebanyak kurang lebih 740 pegawai dari JLL dan CFSP akan pindah ke Sandalwood, dan mereka akan di-training secara intensif di Melbourne, Australia. (ir/qom)











































