Demikian disampaikan Komisaris Indipenden BCA sekaligus Komisaris Unilever Cyrillus Harinowo dalam Seminar Indonesia Outlook 2008 di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (8/4/2008).
"Jumlah penduduk yang sangat besar pada akhirnya terbukti akan menjadi kekuatan karena ini berarti tersedia potensial demand yang besar," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadinya saya pikir Plaza Senayan akan sepi dengan adanya Pacific Place. Tapi ternyata tetap ramai juga. Berarti kan tingkat konsumsi kita makin naik," katanya
Β
Sementara itu, Indonesia juga memiliki sumber daya alam yang banyak dan beragam hingga memiliki kemiripan dengan negara-negara besar seperti Kanada dan Australia. Tak hanya minyak dan gas bumi, Indonesia juga kaya akan panas bumi. Untuk panas bumi saja, Indonesia memiliki 40 persen dari sumber daya dunia, belum lagi kekayaan alam lain seperti kelapa sawit.
Karena itulah, Harinowo menganggap Indonesia akan kokoh menghadapi tekanan resesi dunia sekalipun. Namun dengan syarat pemerintah dan swasta mau bekerjasama.
"Yang perlu didorong pemerintah terutama masalah infrastruktur, dan kemudian diikuti pihak swasta dengan memanfaatkan potensi pasar yang besar tadi," katanya.
(lih/ir)











































