Hanya 2 Jam, 700 Liter Minah Ludes

Hanya 2 Jam, 700 Liter Minah Ludes

- detikFinance
Rabu, 09 Apr 2008 12:28 WIB
Hanya 2 Jam, 700 Liter Minah Ludes
Yogyakarta - Warga Yogyakarta antre untuk membeli minyak tanah. Dalam waktu kurang dari 2 jam sebanyak 700-an liter minyak tanah langsung ludes.

Antrean pembelian minyak terjadi di Jl Mas Suharto Kelurahan Tegal Panggung Kecamatan Danurejan Yogyakarta, Rabu (9/4/2008). Di tempat itu terdapat dua buah pedagang minyak tanah, namun semuanya langsung habis diserbu pembeli yang sebagian besar warga kampung Tegal Panggung dan Tukangan.

Antrean terjadi sejak pukul 09.00 WIB setelah satu mobil tangki minyak tanah datang mengisi beberapa drum milik dua pedagang. Tak lama kemudian datang puluhan warga sekitar datang silih berganti untuk membeli minyak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat stok masih banyak pembeli masih bisa mendapatkan masing-masing 5 liter. Namun ketika stok mulai menipis, para pembeli hanya mendapatkan 1-2 liter dengan harga Rp 2.600/liter. Meski banyak warga yang membeli, antrean berlangsung tertib.

"Sudah lebih dari 4 hari tidak ada pedagang minyak. Sekarang dapat 2 liter. Ini hanya cukup untuk masak 4 hari dengan satu kompor," kata NySuratiyem (50) salah seorang pembeli warga kampung Tegalpanggung.

Bariyo pedagang minyak tanah di Jl Mas Suharto mengatakan dirinya hanya mendapat jatah 3 drum atau 300-an liter minyak tanah. Pasokan dari agen juga mulai dikurangi jumlahnya. Sebelumnya selama satu minggu akanmendapat dua kali pasokan. Namun sekarang ini satu kali dalam waktu 5 hari atau seminggu sekali.

"Hari ini dapat 3 drum dan langsung habis tanpa ada sisa lagi," kata dia.

Menurut dia, agar semua warga, dirinya terpaksa membatasi pembelian maksimal 5 liter. Namun ketika stok tinggal 1 drum terpaksa masing-masing pembeli hanya boleh membeli maksimal 2 liter.

"Sebenarnya ya kasihan, mereka juga tetangga kami di rumah. Tapi mau apalagi agar semua dapat dan merata, terpaksa dikurangi hanya boleh 2 liter saja," katanya.

Sementara itu salah satu pedagang lainnya yang berjualan di seberang jalan tempat Bariyo juga sudah habis lebih dulu. Di tempat itu, pedagang hanya melayani pembeli yang sudah mengantri jeriken lebih dulu. Puluhan jeriken ditata rapi berurutan. Jatah 5 drum minyak tanah juga sudah habis. (bgs/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads