Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (9/4/2008).
"Menkeu besok mau ke Bank Dunia ke Washington untuk mencari alternatif dana yang tidak melalui ke pasar karena situasi market yang masih tidak menentu," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dirinci pinjaman dalam bentuk pinjaman program dari Jepang, Bank Dunia dan ADB sebesar Rp 26,3 triliun, dan sisanya Rp 21,3 triliun berupa pinjaman proyek berasal dari pinjaman bilateral dan multilateral
(/qom)











































