Kenaikan BBM Opsi Terakhir

Kenaikan BBM Opsi Terakhir

- detikFinance
Rabu, 09 Apr 2008 15:25 WIB
Kenaikan BBM Opsi Terakhir
Jakarta - DPR RI meminta pemerintah untuk menjadikan opsi kenaikan harga BBM sebagai pilihan terakhir yang diambil pemerintah apabila harga minyak mentah Indonesia (ICP) di atas US$ 100 per barel.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Anggaran DPR RI Emir Moeis ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (9/4/3008).

"Memang dalam RUU APBNP 2008 ada langkah-langkah kebijakan yang dapat diambil pemerintah jika ICP di atas US$ 100 per barel, dan opsi kenaikan memang terbuka di dalamnya, tapi kita sudah memberi pesan kepada pemerintah agar opsi kenaikan menjadi pilihan terakhir," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan pemerintah dapat mengambil opsi lain terlebih dahulu yaitu seperti optimalisasi penerimaan pajak, penghematan anggaran kementerian lembaga yang lebih ketat. Opsi lain juga masih terbuka yakni menaikkan jumlah utang untuk menopang kenaikan subsidi.

"Kalau memang opsi-opsi tersebut tidak bisa dilakukan, baru pemerintah bisa mengurangi subsidi BBM yang pada akhirnya adalah kenaikkan harga," katanya.

Emir mengatakan DPR dalam RUU APBN P 2008 memang memasukkan pilihan langkah-langkah yang dapat diambil pemerinta jika harga ICP naik di atas US$ 100 per barel.

"Ini dibuat agar pemerintah tidak perlu lagi membawanya ke panitia anggaran jika keadaannya seperti itu,"ujarnya.Β 
(dnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads