Penanaman perdana dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Muhyan Tambuse, Rabu (9/4/208) di lahan PTPN II di Desa Tandem Hilir, Kabupaten Deli Serdang. Turut menyaksikan Deputi Menteri Negara BUMN Agus Pakpahan dan Dirjen Tanaman Pangan Sutarto Ali Muso.
"Kita optimistis keterpurukan pelaku UMKM di sektor pembuatan tahu dan tempe selama ini bisa teratasi. Karena pemanfaatan lahan PTPN II ini diproyeksikan bisa memenuhi kekurangan kebutuhan komoditi kacang kedelai Sumut," kata Muhyan usai melakukan penanaman perdana.
Optimisme itu terlihat dari ketersediaan lahan seluas 1,59 juta ha yang terdiri dari 590 ha lahan sawah, dan 1 juta ha lahan kering, yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk pengembangan kacang kedelai. Produksi kedelai di Sumut setiap tahunnya cenderung menurun. Seperti tahun 2005 misalnya. Produksi kacang kedelai yang mencapai 15.793 ton, mengalami penurunan hingga mencapai 7.043 ton pada 2006, dan turun lagi menjadi 4.347 ton pada 2007.
Pada tahun 2008 ini, Muhyan memperkirakan, produksi kacang kedelai Sumut mencapai 22.971 ton. Produksi itu masih kurang dibandingkan kebutuhan per tahun yang mencapai 57.314 ton, sehingga kekurangan sebesar 34.342 ton harus ditutupi dengan penanaman seluas 20 ribu ha.
Namun upaya melakukan penanaman seluas 20 ha itu, diakui Muhyan masih terganjal banyak hal. Antara lain, menanam kedelai masih dianggap kurang menguntungkan, sehingga hal tersebut melemahkan minat dan kemauan petani.
Kemudian, penggunaan lahan yang masih dalam skala kecil, dan belum memenuhi skala ekonomis. Berikutnya, karena rendahnya posisi tawar petani, penggunaan benih unggul yang masih terbatas, kualiatas SDM dan pemanfaatan teknologi yang masih rendah, serta belum adanya kebijakan pemerintah yang mengatur tata niaga kedelai untuk melindungi petani.
“Guna mengatasi permasalahan ini kita mengimbau para stakeholders saling mendukung program pengembangan kacang kedelai. Peneliti juga diharapkan dapat menciptakan varieras unggul, dan diminta kepada bupati dan wali kota agar mengalokasikan dana dalam pengembangan kacang kedelai, sehingga Sumut bisa swasembada tahun 2012," tukas Muhyan
(rul/qom)











































