Hal tersebut disampaikan Direktur Produksi PT Bintang Toedjoe Pre Agusta di pabrik Extra Joss, di Pulomas, Jakarta (9/4/2008).
"Bagi kami menjaga konsumen untuk tidak lari ke produk sejenis lainnya menjadi sangat penting. Apalagi konsumen di Indonesia tergolong sensitif soal harga. Jadi hingga saat ini kami belum merencanakan menaikkan harga jual produk dan melakukan efisiensi terlebih dahulu," katanya.
Β
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bintang Toedjoe Budi Dharma Wreksoatmodjo mengatakan bahwa penurunan daya beli dan beberapa bencana yang terjadi di daerah yang disertai musim hujan berdampak pada penjualan triwulan pertama yang diperkirakan stagnan dibanding tahun lalu. Namun kata Budi, daya beli yang cukup tinggi di luar Jawa, sangat cukup membantu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi juga berharap kenaikan biaya produksi tidak terjadi terus-menerus dalam jangka waktu yang lama yang akan semakin memberatkan. "Kalau terus menerus kami tentunya akan menaikan harganya," ucapnya.
Walaupun begitu ia cukup optimis mengenai target pertumbuhan pada tahun 2008 yaitu mencapai 15% hingga 20% dengan tingkat utilisasi 60%.
"Kalau sudah mendekati utilisasi 100% akan bangun pabrik di Filipina sekarang baru 60%. Percuma kalau kita bangun pabrik disini lagi," paparnya.
Hingga kini produksi Extra Joss memiliki kapasitas produk 14 juta per hari sebagai produk yang dominan dari beberapa produk Bintang Toedjoe lainnya seperti Komix, Bintangin, Caxon dan lain-lain.
(hen/ddn)











































