Rekor Harga Minyak Pecah Lagi

Rekor Harga Minyak Pecah Lagi

- detikFinance
Kamis, 10 Apr 2008 09:26 WIB
Rekor Harga Minyak Pecah Lagi
New York - Harga minyak mentah dunia kembali memecahkan rekor, menyusul anjloknya cadangan energi AS dan terus merosotnya lagi dolar AS.

Pada awal perdagangan Rabu (9/4/2008), kontrak utama New York untuk minyak jenis light sweet pengiriman Mei kembali menembus rekor di US$ 112 per barel, dan melonjak lagi pada intraday di US$ 112,21 per barel. Namun kontrak ini akhirnya ditutup naik naik 2,37 dolar ke level 110,87 per barel.

Di London, minyak jenis Brent untuk pengiriman Mei juga melonjak hingga di atas US$ 109 per barel, setelah sempat menembus US$ 109,50 per barel. Sebelum akhirnya kontrak ditutup naik 2,13 per barel ke level 108,47 per barel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lonjakan harga minyak terjadi setelah Departemen Energi AS mengumumkan cadangan minyak negara konsumen terbesar itu anjlok selama pekan yang berakhir 4 April. Cadangan minyak mentah AS merosot hingga 3,2 juta barel, sementara bensin juga merosot 3,4 juta barel. Penurunan kedua cadangan itu melebihi ekspektasi analis.

"Gambaran tentang minyak mentah adalah kejutan utama yang paling besar, dan menekan kembali pasar minyak. Ini adalah laporan yang bullish," ujar analis dari Citigroup, Tim Evans, seperti dikutip dari AFP, Kamis (10/4/2008).

Pelemahan dolar AS juga menyokong kenaikan kembali harga minyak. Dolar AS merosot setelah IMF mengeluarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS yang lebih rendah, dengan kemungkinan resesi ringan di negara adikuasa itu.
(qom/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads