Program Konversi Minyak Tanah di DKI Jakarta Sudah 95%

Program Konversi Minyak Tanah di DKI Jakarta Sudah 95%

- detikFinance
Jumat, 11 Apr 2008 11:43 WIB
Program Konversi Minyak Tanah di DKI Jakarta Sudah 95%
Jakarta - Program konversi minyak tanah ke elpiji 3 kg di wilayah DKI Jakarta telah mencapai 95%, terhitung sejak dimulainya program pada Agustus 2006 hingga 25 Maret 2008.

Sebanyak 1.761.408 paket yang terdiri atas kompor, tabung elpiji 3 kg, dan selang serta regulator telah dibagikan di DKI Jakarta. Saat ini daerah yang masih dalam pendistribusian adalah kecamatan Cengkareng, Kalideres, Pasar Rebo, Kebayoran Baru, dan Cakung.

Menurut siaran pers dari Departemen ESDM, Jumat (11/4/2008), program konversi untuk wilayah DKI Jakarta diharapkan selesai akhir April 2008, terkecuali untuk Kepulauan Seribu yang direncanakan akal dilaksanakan tahun 2009.

Untuk pembagian paket tabung elpiji 3 kg bagi usaha kecil, pendistribusian telah dimulai awal April 2008. Paket yang dibagikan adalah 150.000 paket kompor jenis tekanan rendah dan tekanan tinggi di lima wilayah kotamadya propinsi DKI Jakarta. Hingga 6 April 2008, program ini telah mencapai tingkat realisasi sekitar 60%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Minyak tanah tanpa subsidi sudah mulai dipasarkan di 17 SPBU dalam 5 wilayah DKI Jakarta dengan harga Rp 43.000 per kemasan atau Rp. 8.600/liter.

Sebelum program konversi, konsumsi minyak tanah di DKI Jakarta mencapai 3.500 KL per hari. Setelah program konversi, konsumsi minyak tanah hanya 600 KL/hari alias turun hingga 2.900 KL/hari atau 82%. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads