Demi menjaring masukan konkret bagi pelaksanaan kebijakan ini di lapangan, Presiden SBY mengundang perwakilan kelompok tani untuk berdialog. Acara berlangsung dalam jamuan santap siang bersama di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/4/2008).
"Kita di sini bukan untuk berwacana. Saya minta masukan to the point untuk meningkatkankan produksi kita. Ahlinya (pertanian) bukan saya, tapi ahlinya adalah bapak dan ibu sekalian. Saya minta tolong benar. Sepenuhnya yang bisa menaikkan produksi adalah yang ada di ujung depan yang kepanasan, yang kehujanan. Yang mulia," ujar presiden dalam pidato pengantar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hadir pula pihak asosiasi produsen produk tani. Seperti produsen benih, asosiasi pupuk, himpunan masyarakat pestisida dan masyarakat pupuk organik.
Mereka didampingi oleh Ketua Umum Dekopin Adi Sasono. Turut hadir beberapa menteri dan pejabat negara terkait program ketahanan pangan.
Di antaranya adalah Mentan Anton Apriantono, Mendag Mari Elka Pangestu, Menristek Kusmayanto Kadiman, Menkop UKM Suryadharma Ali, dan Dirut BuloG Mustafa Abubakar. Hadir pula 3 menteri koordinator.
(lh/qom)











































