"Harga alat musik elektronik sudah naik. Kira-kira antara 10 sampai 15 persen," ungkap Yadi, salah satu pegawai toko alat musik elektronik dan sound system di Harco Mangga Dua, Jakarta, Sabtu (12/4/2008).
Menurut analisa detikFinance, kenaikan harga tersebut dipicu oleh kenaikan harga-harga bahan baku elektronik seperti timah, logam baja, dan lain sebagainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timah, merupakan salah satu bahan baku utama industri solder, yang notabene vital bagi pembuatan papan sirkuit elektronik. Alhasil, harga-harga produk elektronik di tingkat produsen pun diperkirakan akan naik. Kalau sudah begitu tentu akan berdampak pada harga jual di tingkat distributor.
"Memang benar bahwa harga produsen sudah mengalami kenaikan. Ketahuannya ketika kita mengambil pasokan baru," ujar Yadi.
Yadi mengungkapkan harga sound system juga diperkirakan akan mengalami kenaikan, setidaknya dalam satu dua bulan ke depan.
"Saat ini sih harga sound system belum naik, karena kita masih menjual stok lama. Tapi kemungkinan besar harga sound system juga akan naik dalam satu dua bulan ke depan. Tepatnya saat kita mengambil pasokan baru," jelas Yadi.
Yadi mencontohkan, harga alat musik keyboard yang tahun lalu dibanderol Rp 8 jutaan, kini sudah menjadi sekitar Rp 9 jutaan.
(dro/ir)











































