300 Motif Batik Dipatenkan Setiap Tahun

300 Motif Batik Dipatenkan Setiap Tahun

- detikFinance
Minggu, 13 Apr 2008 13:04 WIB
Solo - Setiap tahun, Pemkot Surakarta mencatatkan 300 motif batik asal daerah tersebut untuk dipatenkan. Diharapkan dalam 10 hingga 12 tahun, seluruh motof batik Solo yang berjumlah 3.400 jenis telah mendapatkan hak paten sebagai bentuk proteksi kekayaan lokal.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Surakarta, Joko Widodo, kepada wartawan menjelang pembukaan Solo Batik Carnival, Minggu (13/4/2008). Menurutnya dalam tiga tahun terakhir, pihaknya telah mematenkan 900 motif batik Solo secara cuma-cuma agar tidak memberati masyarakat.

"Kita serius mengembangkan usaha batik sebagai yang pantas dibanggakan baik di dalam maupun di luar negeri. Karena itu kita tidak ingin mendapatkan persoalan dalam penjualannya di pasar internasional terkait klaim bahwa motif-motif yang kita pasarkan benar-benar merupakan kekayaan budaya daerah Solo," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu, menyambut baik usaha yang dilakukan Pemkot Surakarta tersebut. Diharapkannya, daerah-daerah lain yang memiliki tradisi penciptaan batik di Indonesia juga meniru langkah tersebut sebagai langkah proteksi kekayaan bangsa.

"Desain batik dan produk batik masih dapat dikembangkan sebagai bagian dari industri kreatif. Untuk meningkatkan apresiasi terhadap perajinnya, para pemangku kepentingan harus memperhatikan hak kekayaan intelektual. Pemerintah akan terus memfasilitasi perajin batik untuk mengembangkan branding dan mendaftarkan paten," ujarnya.

Dia mengakui banyak motif batik Indonesia yang terlanjur sudah dipatenkan oleh negara lain dengan cara membeli hak ciptanya dari pengrajin di Indonesia. Untuk itu, dia berharap pihak yang telah memiliki hak paten itu tetap mengedepankan etika dagang yang sportif dengan tetap menyebut bahwa motif batik yang dipasarkan tersebut berasal dari Indonesia. (mbr/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads