Demikian dikemukakan Direktur Jenderal Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), Dr. Jacques Diouf saat memberikan konferensi persnya di Kantor Pusat FAO pukul 11.30 waktu Roma, Jumat (11/4/2008).
Konferensi pers yang dihadiri oleh berbagai wartawan dunia ini dilanjutkan dengan presentasi dan dialog Dirjen FAO dengan para perwakilan negara untuk FAO yang ada di Roma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat sekarang stock pangan di pasar dunia mencapai level terendah setelah tahun 1980-an dan sudah sekitar 5% lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu," ujar diplomat asal Senegal yang terpilih sebagai Dirjen FAO untuk ketiga kali.
Atase Pertanian KBRI Roma Dr. Erizal Sodikin kepada detikcom menuturkan, kondisi mahalnya harga pangan seperti dipaparkan Diouf memberikan dampak yang sangat serius khususnya di negara-negara yang berpenghasilan rendah dan defisit pangan.
Situasi ini dapat menimbulkan dampak yang lebih berbahaya jika tidak ditangani segera, karena dapat menjadi pemicu kerusuhan dan kejahatan di negara-negara tersebut yang pada akhirnya menimbulkan ketidak stabilan global.
(es/es)











































