Demikian disampaikan oleh Erman Soeparno dalam acara pemberian tabung dan kompor kepada penjaja mie mitra binaan Bogasari di pabrik Bogasari Tanjung Priok, Jakarta, Senin (14/4/2008).
Β
"Yang penting bukan hanya tabungnya saja diberikan tetapi yang penting adalah isinya," pinta Erman
Β
Ia mengatakan dengan adanya pemberian kompor-gas bagi para UKM setidaknya mampu menekan subsidi minyak tanah yang cukup besar.
"Minyak tanah kebutuhannya 9 miliar liter per tahun, subsidi per liter Rp 7000, artinya per tahun subsidi pemerintah Rp 63 triliun. Dengan adanya alih energi ini bapak-bapak meringankan beban subsidi anggaran negara," ungkap Erman.
Β
Untuk selanjutnya, kata Erman pemberian tabung dan kompor tidak hanya untuk pedagang mie saja atau pedagang baso saja tetapi juga untuk pedagang semua UKM termasuk Warteg.
Β
"Efektifnya sudah berjalan mulai hari ini, nanti asosiasi warteg sudah mulai berjalan efektifnya setelah ada inpres baru bisa berjalan," ujarnya.
Β
Berdasarkan data Pertamina pembagian kompor dan tabung sudah ada sejak tahun 2007 untuk 1000 warteg dari total warteg yang ada di DKI sebanyak 29.000.
Β
Untuk tahun 2008 Pertamina menargetkan memberikan 517.000 kompor dan tabung kepada UKM yang akan kita bagikan termasuk untuk Jawa, Bali dan Sumatra Selatan. (hen/qom)










































