BBM Industri Naik Hingga 2,53%

BBM Industri Naik Hingga 2,53%

- detikFinance
Selasa, 15 Apr 2008 13:38 WIB
BBM Industri Naik Hingga 2,53%
Jakarta - Pertamina kembali menaikkan Harga BBM industri mulai tanggal 15 April 2008. Jika dibandingkan dengan harga pada 1 April 2008, harga BBM non subsidi untuk industri pada pertengahan April ini mengalami kenaikan sebesar 1 hingga 2,53 persen.

Seperti dilansir situs resmi Pertamina, mulai Selasa (15/4 2008), harga Premium naik 2 persen, Minyak Tanah naik 1,1 persen, dan Minyak Bakar naik 2,53 persen.

Perubahan harga diatas disebabkan MOPS dalam rupiah mengalami kenaikan berkisar antara 1,08 persen sampai 2,53 persen dan nilai tukar rupiah menguat 0,08 persen dari perhitungan awal bulan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan harga ini tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) No.Kpts-054/F00000/2008-S0 tentang Harga Jual Keekonomian Bahan Bakar Minyak Pertamina tanggal 14 April 2008.

Daftar Harga BBM Bersubsidi (Rp/liter) Tanpa Pajak:

  • Premium di wilayah I Rp 7.218,600, untuk wilayah II Rp 7.495,896 dan wilayah III Rp 7.654,896.
  • Minyak tanah di wilayah I Rp 8.624,346, untuk wilayah II Rp 8.812,392 dan wilayah III Rp 8.999,317
  • Minyak solar untuk transportasi di wilayah I Rp 8.293,773, untuk wilayah II Rp 8.936,145 dan wilayah III Rp 9.005,419 per liter.
  • Minyak solar untuk industri di wilayah I Rp 8.178,748, untuk wilayah II Rp 8.434,458 dan wilayah III Rp 9.125,695
  • Minyak bakar di wilayah I Rp 5.293,412 untuk wilayah II Rp 5.408,595 dan wilayah III Rp 5.523,320 per liter.
  • Minyak Diesel di wilayah I 8.217,955, untuk wilayah II Rp 8.583,744 dan wilayah III Rp 8.765,819 per liter.Pertamina Dex untuk wilayah I Rp 8.894,639.

Harga BBM jenis Premium dan Solar bersubsidi bagi transportasi umum tidak mengalami perubahan dan tetap sebesar Rp. 4.500/liter untuk Premium dan Rp. 4.300/liter untuk solar. Sedangkan harga minyak tanah bersubsidi untuk masyarakat dan industri kecil tetap sebesar Rp. 2.000/liter. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads