Bahkan beberapa warga rela mengantre dari jam 8 pagi bukan hanya sekedar untuk mendapatkan migor murah, tapi juga ingin dilayani langsung oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.
Mari tiba di lokasi sekitar jam 9.30 dan langsung melayani warga yang ingin membeli minyak goreng seharga Rp 7.500 atau lebih murah Rp 2.500 dari harga di pasaran.
"Kalau di supermarket minyak goreng ada yang Rp 14.000 tapi kalau di pasar Rp 10.000. Sekarang kita dapat kupon buat beli yang harganya Rp 7.500," kata Awen, seorang warga kepada detikFinance, Selasa (16/4/2008).
Setiap orang mendapat 1 kupon yang bisa ditukar dengan 1 kg minyak goreng. Tapi warga juga bisa membeli secara tunai di tempat untuk 1 kg tambahan. Kebanyakan warga pun memanfaatkannya dan membawa pulang 2 kg minyak goreng murah.
(lih/ddn)











































