Resi Gudang Sapa Petani Indramayu

Resi Gudang Sapa Petani Indramayu

- detikFinance
Rabu, 16 Apr 2008 12:39 WIB
Resi Gudang Sapa Petani Indramayu
Indramayu - Para petani Indramayu kini bisa menggunakan komoditi yang diproduksinya sebagai agunan untuk mendapatkan permodalan dari lembaga keuangan dengan sistem resi gudang.
 
Salah satu fasilitas gudang yang tersedia ada di Haurgeulis, Indramayu dengan kapasitas 3.000 ton. Dilengkapi dengan fasilitas yang membantu pengawasan stok dan terjaganya kualitas komoditi.
 
Petani yang ingin mendapat resi gudang bisa memasok komoditinya ke gudang ini. Setelah dilakukan penilaian, maka petani bisa mendapat resi gudang dengan nilai komoditi sesuai kesepakatan antara petani dan pengelola gudang. Resi inilah yang kemudian dipakai petani untuk dijadikan jaminan mencari modal.
 
Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menjelaskan, sistem resi gudang akan memberikan kesempatan bagi petani untuk melakukan tunda jual.
 
"Jadi kalau biasanya petani terburu-buru menjual berasnya begitu panen, kini petani bisa tunda jual. Bisa menunggu sampai harga lebih baik, baru dijual," katanya saat meninjau lokasi gudang, Haurgeulis, Indramayu, Rabu (16/4/2008).
 
Petani pun mengaku senang dengan sistem resi gudang ini. Menurut Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Indramayu R Sumardjo, dengan resi gudang berarti petani memiliki lebih banyak pilihan untuk menjual hasil panennya.
 
"Jadi sekarang pembelinya banyak. Ada Bulog, resi gudang, dan tengkulak. Akibatnya harga bisa lebih bagus," katanya.
 
Sementara dari sisi perbankan mengaku tidak bermasalah memberikan kredit dengan jaminan resi gudang. Bahkan Direktur Keuangan BRI Abdul Salam menjelaskan, tidak ada plafon khusus yang disediakan BRI untuk pinjaman UMKM dan agrobisnis.
 
"Tidak terbatas, karena memang prioritas kita pada UMKM dan agrobisnis. Tinggal bagaimana kesiapan para petaninya saja," katanya.
 
Sebagai contoh, tahun lalu BRI mengalokasikan 83% dari kredit outstandingnya yang sebesar Rp 114 triliun untuk UMKM dan sisa 17% untuk pinjaman korporat. Tahun ini ditargetkan porsi itu bisa dipertahankan minimal 80%.

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads