Mereka ramai-ramai menuntut pembayaran gaji yang belum dibayarkan manajemen AdamAir pada bulan Maret dan April ini.
"Alasan manajemen tidak jelas kenapa tidak membayarkan gaji-gaji karyawan, makanya kita datang ke sini, ingin memperjelas bagaimana nasib kami," ujar Supriatna, salah seorang karyawan AdamAir ketika ditemui wartawan di kantor AdamAir, Kamis (17/42008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka kemudian membuat spanduk dadakan yang bertuliskan 'Gaji dan hak kami jangan ditahan, ingat ada 3000 jiwa ingat itu ada dosa besar'.
Sementara di dalam kantor AdamAir, tengah berlangsung RUPSLB yang membahas mengenai nasib perusahaan ke depan dan nasib pegawai.
(ddn/ir)










































