Namun hingga perseroan masih mengkaji apakah privatisasi dalam bentuk IPO atau penjualan ke mitra strategis atau strategic sales.
Ekspansi ke pasar ASEAN sangat diperlukan untuk mencapai target pasar Rp 4 triliun yang diamanatkan dalam RUPS. Selain itu pasar di Indonesia untuk jasa survei sudah cukup padat.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Sucofindo Arief Safari di gedung Sucofindo, Jalan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (17/4/2008).
"Kita akan masuk ke pasar ASEAN itu akan kita mulai pada tahun 2010. Kalau go regional maka perlu dana besar maka dari itu lah kita persiapkan privatisasi, awalnya kita akan lakukan di 2010 tetapi hasil RUPSLB kemarin menginginkan akhir 2008 atau awal 2009," kata Arief
Untuk ekspansi ini kata Arief, akan dipertimbangkan dua pendekatan yaitu apakah memakai pendekatan organik yaitu dengan membuka kantor cabang baru atau memakai pendekatan anorganik yaitu melakukan akuisi perusahaan sejenis
"Kita akan masuk lihat potensi yang ada yaitu Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam. Dengan market share 24% tidak mudah memepertahankannya karena sudah ada 70 kompetitor karena ditargetkan bisa mencapai Rp 4 triliun kita membidik pasar di luar," ujarnya.
Untuk target dana hasil privitisasi, lanjut Arief, pihaknya masih melakukan hitung-hitungan. "Tegantung dari posisi pasar kita harus hati-hati karena kita ingin saham kita bisa likuid bukan zombi begitu dijual diam saja," imbunya.
"Untuk melihat itu harus lihat psikologi pasarnya yaitu US$ 100 juta. Untuk bisa masuk radar investasi itu harus laba bersih Rp 70 miliar, yang baru diperkirakan baru bisa tercapai pada tahun 2009," tambahnya.
Untuk potensi pasar ASEAN sendiri, pihaknya belum tahu pasti namun untuk pasar transaksi perdagangan di Indonesia untuk pasar inspeksi, supervisi, pengkajian dan pengujian tahun 2008, ia diperkirakan mencapai Rp 4,5 triliun. Bahkan sampai tahun 2012 akan mencapai Rp 7 triliun.
Selama ini Sucofindo bermain disemua sektor dan segmen terbesar berada di mineral mencapai 20%, minyak dan gas mencapai 70%."Masalah RSPO kita sudah mengirimkan ke kantornya di Malaysia sekarang sedang di evaluasi. Kita masukin sudah satu bulan lalu," ungkap Arief.
Tahun 2008 Sucofindo menargetkan pendapatan mencapai Rp 1,1 triliun dengan target laba bersih RP 59 miliar. Tahun 2007 lalu pendapatan Sucofindo hanya Rp 1,016 triliun denga laba bersih Rp 49 miliar.
(hen/ddn)











































