1,7 Juta Ha Lahan Tidur Berstatus HGU akan 'Dibangunkan'

1,7 Juta Ha Lahan Tidur Berstatus HGU akan 'Dibangunkan'

Luhur Hertanto - detikFinance
Jumat, 18 Apr 2008 16:32 WIB
1,7 Juta Ha Lahan Tidur Berstatus HGU akan Dibangunkan
Jakarta - Lebih kurang 1,7 juta hektar (ha) lahan bersertifikat HGU, ternyata hanya jadi lahan tidur. Pemerintah akan segera mencabut sertifikat HGU yang terlanjur diberikan, dan selanjutnya lahan itu dialihfungsikan sebagai areal pertanian.

Rencana pencabutan sertifitat HGU ini disampaikan Presiden SBY dalam makan siang bersama tokoh-tokoh wanita, Jumat (17/4/2008) di Istana Merdeka, Jakarta.

"Itu (telantarkan lahan ber-HGU) tidak benar. Saya minta dukungan rakyat, kita akan cabut HGU buat tingkatkan produksi pangan," ujar presiden.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah luas otal lahan tidur di seluruh Indonesia mencapai 7 juta hektar. Kondisinya saat ini terlantar, sama sekali tidak difungsikan sebagai alat pendukung kegiatan produksi atau maksimal diagunkan ke bank.

"Ada 7 juta hektar lahan yang antah berantah. Ditelantarkan," ujar SBY.

Padahal lahan seluas itu dapat dimanfaatkan untuk mendukung program kemandirian dan ketahanan pangan. Yaitu memfungsikannya sebagai lahan kebun, pertanian atau peternakan berbagai komoditas pangan yang selama ini didatangkan dari luar negeri.

"Dengan ini, kita bisa lakukan sampai 5 tahun ke depan buat meningkatkan produksi pangan," sambung SBY. (lh/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads