Rencana pencabutan sertifitat HGU ini disampaikan Presiden SBY dalam makan siang bersama tokoh-tokoh wanita, Jumat (17/4/2008) di Istana Merdeka, Jakarta.
"Itu (telantarkan lahan ber-HGU) tidak benar. Saya minta dukungan rakyat, kita akan cabut HGU buat tingkatkan produksi pangan," ujar presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada 7 juta hektar lahan yang antah berantah. Ditelantarkan," ujar SBY.
Padahal lahan seluas itu dapat dimanfaatkan untuk mendukung program kemandirian dan ketahanan pangan. Yaitu memfungsikannya sebagai lahan kebun, pertanian atau peternakan berbagai komoditas pangan yang selama ini didatangkan dari luar negeri.
"Dengan ini, kita bisa lakukan sampai 5 tahun ke depan buat meningkatkan produksi pangan," sambung SBY. (lh/qom)










































