Peringatan tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam sambutannya membuka Inacraft 2008 di JCC, Jakarta, Rabu (23/4/2008).
"Jangan sibuk urus ekspor meski itu penting. Tapi tawarkan juga produk pasar kriya di pasar domestik, pada saudara-saudara kita yang punya kemampuan membeli," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Artinya ada kenaikan daya beli. Maka sesungguhnya pasar dalam negeri kita kuat," sambung presiden.
Dalam Inacraft 2008 kali ini, pemerintah menargetkan transaksi hingga US$ 7,5 miliar. Gelaran Inacraft 2008 pada 23-27 April ini, merupakan yang terbesar dari 9 gelaran sebelumnya. Ini dapat dilihat dari jumlah stan sebanyak 1.080 unit yang dibuka 1650 perusahaan.
(lh/qom)










































