Wadirut Pertamina Iin Arifin Takhyan menjelaskan, kedua perusahaan baru mulai saling bicara beberapa minggu kemarin.
"Kemarin kita bertemu waktu Gas Forum di India. Dia ingin kerjasama dengan Pertamina," kata dia usai kerjasama BPH Migas dengan Kejaksaan Agung, di kantor BPH Migas, Jakarta, Rabu (24/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Impor Elpiji
Iin menambahkan, Pertamina saat ini juga tengah menjajaki pasokan impor dari Qatar. Secara bertahap, rencananya impor elpiji ini bisa mencapai 6 juta ton per tahun sampai 2012. Elpiji itu diimpor untuk kebutuhan program konversi minyak tanah ke elpiji.
(lih/ir)











































