Seperti dikutip AFP, Jumat (25/4/2008), inflasi inti di Jepang naik menjadi 1,2 persen di bulan Maret. Angka ini merupakan rekor baru selama 10 tahun terakhir. Inflasi di Jepang lebih tinggi dari bulan Februari 2008 sebesar 1 persen.
Inflasi di Jepang merupakan inflasi inti tertinggi sejak Maret 1998. Saat itu inflasi dipicu oleh kenaikan pajak penjualan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu di Vietnam, inflasi selama 4 bulan di 2008 sudah mencapai 17,61 persen year on year. Selain kenaikan harga pangan, kenaikan harga rumah dan bahan baku bangunan menjadi faktor penting.
Badan Pusat Statistik Vietnam mengatakan kenaikan harga makanan dan minuman jadi menjadi penentu kenaikan inflasi. 2 Komoditas ini memberikan kontribusi hingga 40 persen dari angka inflasi. Komoditas ini naik 27,91 persen dari periode yang sama tahun lalu.
Harga beras dan biji-bijan lain juga meningkat 25,5 persen, sementara produk makanan lain naik 29,69 persen. Sementara untuk bahan baku bangunan dan perumahan tercatat mengalami inflasi sebanyak 19,08 persen.
Inflasi yang tinggi di Vietnam ini mengakibatkan banyak keluhan masyarakat dan demonstrasi buruh.
Pemerintah Vietnam tadinya menargetkan inflasi di bawah angka pertumbuhan PDB di tahun 2008, yang targetnya turun jadi 7 persen, tapi tak dinyana inflasi kini meningkat di luar dugaan.
India juga senasib. Inflasi di negara yang kini menjadi negara dengan pertumbuhan cukup tinggi di Asia ini tercatat mengalami inflasi tahunan sebesar 7,33 persen hingga minggu kedua April.
(ddn/qom)











































