Spekulan Bukan Satu-satunya Penyebab Harga Minyak Naik

Spekulan Bukan Satu-satunya Penyebab Harga Minyak Naik

- detikFinance
Jumat, 25 Apr 2008 14:53 WIB
Spekulan Bukan Satu-satunya Penyebab Harga Minyak Naik
Jakarta - Beberapa analis menuding kaum spekulan berada di balik kenaikan harga minyak mentah di pasar dunia yang hampir menembus US$ 120 per barel.

Menurut Menko Perekonomian Boediono mengatakan kenaikan harga minyak dunia tidak hanya karena permainan para spekulan, tapi juga permintaaan yang besar dari negara maju baru seperti China dan India.

"Ya secara fundamental permintaan minyak juga naik, tidak hanya masalah dipermainkan para spekulan, memang secara fundamental permintaan akan energi pangan serta komoditas lain memang meningkat karena pertumbuhan ekonomi dunia dari China dan India," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan Boediono di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (25/4/2008).

Negara-negara maju juga mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Akibatnya permintaan minyak juga meningkat untuk mengimbangi pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu.

Spekulan yang biasa menempatkan dananya di pasar saham juga ikut beralih ke pasar komoditas menyusul adanya kenaikan komoditas yang tinggi.

"Memang secara riil ada peningkatan demand tapi on top di atas itu untuk beberapa komoditi yang favorit termasuk minyak ada aliran likuiditas yang dulunya main di pasar modal, karena pasar modal agak jeblok mereka beralih ke pasar komoditas, mereka spekulasi lah kurang lebih, harga sekarang ini ada unsur itu juga," tuturnya.
(dnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads