"Orang akan mau pakai truk China, dari segi model enggak ada masalah, teknologi sudah euro 2, harga kompetitif. Memang image ini harus ditepis, kalau ini beda dengan sepeda motor," kata CEO Indomobil Group Gunadi Sindhuwinata disela-sela acara peluncuran Foton di Hotel Gran Melia, Jakarta, Jumat malam (25/4/2008).
Masuknya Indomobil di segmen truk dikelas 5 ton, menurut Gunadi tidak terlepas tingginya permintaan di sektor perkebunan yang sering memakai truk ukuran dikelas ini. Bahkan Indomobil sengaja membidik pasar di daerah untuk menggenjot penjualannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, tahun ini ia sangat optimistis pertumbuhan penjualan truk khususnya untuk katagori II dan katagori III bisa mencapai 40% dari tahun lalu. "Segmen ini memang yang paling gemuk," ucapnya.
Foton didatangkan dalam bentuk CKD dari China dengan kandungan lokal 20%. Pihak Indomobil, berinvestasi Rp 1 miliar untuk perakitan body dan sasis dengan kapasitas produksi 8.000 unit per tahun.
"Untuk menjadi basis produksi perlu memanfaatkan kandungan lokalnya harus 40%," imbuhnya.
Gunadi mengatakan hinggi kini, Foton baru memiliki perakitan di Indonesia saja, sedangkan untuk negara ASEAN lainnya belum dilakukan.
"Indonesia dilirik oleh mereka karena pasarnya besar, bahkan kalau dilakukan untuk basis produksi di Indonesia bisa memanfaatkan AFTA," ujar Gunadi. (hen/ir)











































