Hal tersebut disampaikan Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Departemen Perindustrian Fauzi Aziz dalam acara pembukaan diklat konsultan diagnosis IKM (shindan shi) kerjasama Departemen Perindustrian dengan Japan International Cooperation agency (JICA), di gedung Depperin, Senin (28/4/2008).
"Sudah menyelesaikan tagihan Rp 1,9 miliar dari Rp 6 miliar yang telah direalisasikan, kelihatannya begini dari angka-angka kebutuhan di Jakarta, setelah dihitung-hitung kembali kira-kira 70% dari 9.000 ton kedelai," ujarnya.
Β
Rencananya hari ini, Fauzi akan mengusulkan ke Departemen Keuangan terkait pelaksanaan program subsidi kedelai secara nasional. Menyusul pelaksanaan program percobaan subsidi harga kedelai di Jakarta yang mendekati masa akhir pada akhir April 2008.
Β
"DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) yang Rp 485 miliar untuk penetapan DIPA-nya karena saya harus menunggu data 3 provinsi termasuk Gorontalo, tinggal membahas DIPA di Departemen Keuangan," ujarnya.
Β
Fauzi mengatakan hingga kini realisasi pelaksanaan subsidi sampai minggu ketiga April baru terealiasasi 6.000 ton, atau setara dengan Rp 6 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Setelah ini rencananya, pelaksanaan subsidi kedelai secara nasional akan dilakukan pada awal Mei 2008. "Pada Mei ini saya perkirakan DIPA-nya sudah cair, lalu dikirim ke daerah masing-masing bisa langsung di laksanakan," katanya.
(hen/ddn)











































