Polisi pun langsung menutup pabrik yang berlokasi di wilayah selatan China itu. Polisi menduga pabrik yang terletak di Guangdong itu menerima pesanan dari luar yang mendukung pemerintahan Tibet di pengungsian.
Seperti dilansir BBCNews, Selasa (29/4/208) para pekerja mengaku mereka hanya melakukan pekerjaan pewarnaan tanpa tahu makna dari bendera itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi meyakini banyaknya bendera tersebut dipersiapkan untuk menyambut obor Olimpiade yang akan tiba di Hong Kong Jumat pekan ini. Pawai obor Olimpiade yang melintasi sejumlah negara telah diwarnai aksi dukungan kemerdekaan untuk Tibet dengan membentangkan bendera Tibet merdeka.
Pihak otoritas China kini juga melakukan sejumlah inspeksi ke mobil barang yang ada di kawasan wilayah ekonomi khusus Shenzhen untuk barang-barang yang akan dikirim ke Hong Kong. (ir/qom)











































