Dirombak Total, BP Migas Ditambahi Tugas Baru

Dirombak Total, BP Migas Ditambahi Tugas Baru

- detikFinance
Selasa, 29 Apr 2008 10:58 WIB
Dirombak Total, BP Migas Ditambahi Tugas Baru
Jakarta - BP Migas akan mengalami perombakan besar-besaran. Perombakan struktur organisasi BP Migas akan diwarnai beberapa tugas tambahan BP Migas dan wajah-wajah pejabat baru.
 
Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam sambutannya menjelaskan, beberapa tugas baru BP Migas yang sedang dibahas antara lain masalah pelabuhan khusus, custody transfer, dan masalah pemasaran yang akan menjadi tangggung jawab penuh BP Migas.
 
"Perubahan organisasi BP Migas ini sedang finalisasi dengan departemen. Nantinya akan ada perubahan struktur organisasi BP Migas," katanya dalam sambutan pelantikan Kepala BP Migas di Gedung Departemen ESDM, Jakarta, Selasa (29/4/2008).
 
Selain itu, lanjut Purnomo, akan ada perubahan nama-nama yang menjabat di BP Migas sebagai bentuk penyegaran. "Kami ingin ada penyegaran wajah-wajah baru yang dapat masuk organisasi untuk memenuhi kebutuhan dinamika," katanya.
 
Purnomo juga menjelaskan, kepengurusan BP Migas yang baru ini mengemban beberapa tugas penting. Pertama adalah peningkatan produksi minyak yang beberapa tahun ini menurun.
 
Kedua adalah efisiensi cost recovery. Ia secara khusus meminta BP Migas lebih mensosialisasi cost recovery yang dianggapnya tidak banyak dikenal masyrakat.
 
Ketiga, ia meminta agar BP Migas menjalin hubungan yang harmonis dengan semua stakeholder seperti KPS, dan Ditjen Migas. Selama ini hubungan BP Migas dan Ditjen Migas memang dikenal kurang mesra. Sementara Purnomo juga menyatakan, banyak KPS yang mengadu bahwa birokrasi di BP Migas lamban.
 
"Saya harap, penyelesaian administrasi bisa diperpendek. Saya mendapat masukan, bahwa birokrasi selama ini sangat lambat. Saya masih mendengar staf dan karyawan BP Migas berlaku sebagai birokrat yang lamban, saya tidak mau dengar itu lagi," jelas dia.
 
Ia pun meminta agar Priyono sebagai Kepala BP Migas yang baru mengambil tindakan tegas jika ada staf yang masih lamban dalam melayani keperluan kontraktor-kontraktor migas.
 
"Saya minta Anda ambil tindakan tegas pada staf-staf yang masih lamban," tegasnya.

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads