Harga BBM Industri Naik 6%-11%

Per 1 Mei

Harga BBM Industri Naik 6%-11%

- detikFinance
Kamis, 01 Mei 2008 10:02 WIB
Jakarta - Pertamina kembali menaikkan harga BBM industri mulai 1 Mei 2008 seiring naiknya harga minyak mentah dunia. Kenaikan harga BBM industri ini beragam 6,4% sampai 11%.
 
Kenaikan BBM industri berdasarkan surat Keputusan Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) No. Kpts –063/F00000/2008-S0 tentang Harga Jual Keekonomian Bahan Bakar Minyak Pertamina tanggal 29 April 2008.
 
Harga BBM Non Subsidi tidak berlaku untuk sektor rumah tangga, usaha kecil, transportasi dan pelayanan umum serta harga untuk bunker internasional. Demikian pengumuman dari Pertamina, Kamis (1/5/2008).
 
Dibandingkan harga pada 15 April 2008, harga BBM Non Subsidi periode 1 Me1 2008 mengalami perubahan harga sebagai berikut Premium naik 6,4%, Minyak Tanah naik 9,4%, Minyak Solar naik 11,3%, Minyak Diesel naik 7,5%, Minyak Bakar naik 7,3% dan Pertamina Dex naik 8,7%.
 
Perubahan harga diatas disebabkan MOPS dalam rupiah mengalami kenaikan berkisar antara 6,43 % sampai 9,37% dan nilai tukar Rupiah menguat 0,08 % dari perhitungan pertengahan bulan lalu.
 
Harga BBM jenis Premium dan Solar bersubsidi bagi transportasi umum tidak mengalami perubahan dan tetap sebesar Rp 4.500/liter untuk Premium dan Rp 4.300/liter untuk solar. Sedangkan harga minyak tanah bersubsidi untuk masyarakat dan industri kecil tetap sebesar Rp 2.000/liter.
 
Daftar harga BBM industri itu adalah:
 
Premium di wilayah I Rp 7.682, untuk wilayah II Rp 7.977 dan wilayah III Rp 8.147, wilayah IV Rp 7.682 per liter.
Minyak tanah di wilayah I Rp 9.424, untuk wilayah II Rp 9.630 dan wilayah III Rp 9.834, wilayah IV Rp 9.424 per liter.
Minyak solar di wilayah I Rp 9.227, untuk wilayah II Rp 9.747, wilayah III Rp 9.953, wilayah IV Rp 9.091 per liter.
Minyak bakar di wilayah I Rp 5.683, untuk wilayah II Rp 5.806 dan wilayah III Rp 5.930, wilayah IV Rp 5.683 per liter.
Pertamina Dex untuk wilayah I Rp 9.670, wilayah II Rp 9.670 per liter.
(ir/nvt)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads