Produsen Keberatan Dibebani Asuransi Tabung Elpiji 3 Kg

Produsen Keberatan Dibebani Asuransi Tabung Elpiji 3 Kg

- detikFinance
Jumat, 02 Mei 2008 10:37 WIB
Produsen Keberatan Dibebani Asuransi Tabung Elpiji 3 Kg
Jakarta - Produsen tabung 3 kg merasa keberatan terhadap beban asuransi yang dibebankan kepada mereka, menyusul adanya rencana Pertamina untuk memberikan asuransi bagi pengguna tabung elpiji 3 kg.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Asosiasi Industri Tabung Baja (Asitab) Tjiptadi saat dihubungi detikFinance, Jumat (2/5/2008).

"Setiap tabung dikenakan Rp 600 untuk diasuransikan, perusahaan asuransinya anak perusahan Pertamina, Tugu Pratama. Asuransinya mencakup kebakaran, kematian dan lain-lain," terang Tjiptadi

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan beban asuransi sebesar itu, lanjut Tjiptadi, cukup membebankan produsen tabung terutama dampak terhadap harga yang signifikan. Terlebih lagi penetapan harga tabung semester I-2008 sebesar Rp 104.000 belum memasukan perincian asuransi.

"Ini baru diberlakukan oleh Pertamina dua bulan lalu setelah ada kasus di Palembang," ungkapnya.

Untuk itu dalam waktu dekat ia akan membicarakan hal ini termasuk kepada Pertamina dan para produsen kompor, valve-selang, regulator, agar beban asuransi sebesar Rp 600 bisa dibebankan juga ke produsen lainnya di luar tabung.

"Saya menilainya tidak fair, seharusnya ini tidak hanya dibebankan oleh tabung saja tetapi juga bagi produsen kompor, valve-selang dan regulator. Ini harus dilihat sebagai program konversi bukan hanya tabung, Misalnya saja tabung hanya membayar Rp 400, kompor Rp 150 dari total Rp 600," ujarnya

Tjiptadi menjelaskan bahwa, dalam setiap kasus kecelakaan penggunaan kompor-tabung konversi, justru yang selalu dikambinghitamkan adalah tabung. Padahal katanya, penyebab kecelakaan bukan hanya disebabkan oleh tabung.

"Kita tidak pernah tahu penyebabnya, bisa saja selangnya, regulator, atau valve-nya," tanya Tjiptadi.
(hen/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads