Daya Beli Masyarakat Meningkat, Kok Jam Buka Mal Dikurangi?

Daya Beli Masyarakat Meningkat, Kok Jam Buka Mal Dikurangi?

- detikFinance
Jumat, 02 Mei 2008 13:50 WIB
Daya Beli Masyarakat Meningkat, Kok Jam Buka Mal Dikurangi?
Jakarta - Rencana pemerintah membatasi jam operasional pusat-pusat perbelanjaan atau mal dinilai kurang tepat. Rencana tersebut justru bertolak belakang dengan kemampuan daya beli masyarakat yang kini sedang meningkat.

Penegasan tersebut disampaikan Dirut Summarecon Johanes Mardjuki menanggapi rencana pemerintah mengurangi jam buka mal, sebagaimana disampaikan Wapres Jusuf Kalla. Johanes mengaku belum mendengar rencana tersebut.

"Tapi kalau memang diberlakukan, sebenarnya itu malah kurang baik karena akan mengurangi daya beli masyarakat yang sekarang justru sedang meningkat. Jadi saya pikir seharusnya jangan sampai diberlakukan seperti itu," ujarnya saat dihubungi detikFinance, Jumat (2/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengeluarkan Inpres tentang penghematan BBM dan listrik dalam 1-2 hari mendatang. Dalam rencana tersebut akan dimasukkan pula tentang pembatasan operasional mal.

"Dalam 1-2 hari ini akan ada Inpres tentang pembatasan konsumsi BBM. Penghematan nantinya akan lebih tegas. Setiap kantor baik itu swasta maupun pemerintah akan diawasi. Selain itu, jam buka mal-mal akan dikurangi," ujar Kalla.
(qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads