Komisaris Utama Krakatau Steel Taufiequrrachman Ruki mengatakan kondisi pasar saat ini memang tidak memungkinkan untuk melaksanakan IPO sebagaimana rencana awal.
"Jadi kita tunggu pasar dulu dan mudah-mudahan awal 2009 sudah membaik sehingga hasil yang diperoleh maksimal dalam IPO tersebut," ujarnya saat dihubungi detikFinance, Sabtu (3/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada 4 bulan pertama ini saja target perolehan laba selama satu tahun sudah tercapai dalam 4 bulan. Jadi target laba kami di 2008 adalah Rp 430 miliar dan sampai 4 bulan pertama sudah tercapai 90 persen," jelasnya.
Mengenai jumlah saham yang dilepas, mantan Ketua KPK ini mengatakan bahwa jumlahnya cukup 20 persen saja. Jumlah tersebut dirasa sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan pendanaan Krakatau Steel.
"Dananya akan digunakan untuk memperbaiki struktur permodalan Krakatau Steel, dimana kebutuhan untuk itu hanya Rp 1 triliun yang akan digunakan untuk revitalisasi dan sebesarUS$ 250 juta untuk equity," paparnya.
Sampai saat ini memang belum ada persiapan administrasi untuk IPO yang dilakukan oleh Krakatau Steel karena masih menunggu keputusan DPR mengenai opsi apa yang akan diambil terkait privatisasi perseroan.
"Kita belum persiapan apapun, tunggu DPR, jadi saat ini baru persiapan dengan DPR saja yang dilakukan," katanya
Jadi dalam tahun 2008,pencapaian target laba perseroan diharapkan bisa 2,5 kali dari target semula.
"Ini bisa tercapai karena memang pasarnya sedang bagus untuk baja, selain itu juga dari 2007 sudah ada beberapa perbaikan
internal yang kami lakukan," tambahnya.
(dnl/qom)











































