Industri Rokok Tak Terpengaruh Kenaikan Harga BBM

Industri Rokok Tak Terpengaruh Kenaikan Harga BBM

- detikFinance
Senin, 05 Mei 2008 15:17 WIB
Industri Rokok Tak Terpengaruh Kenaikan Harga BBM
Jakarta - Industri rokok diyakini tetap akan bertahan meskipun pemerintah menaikkan harga BBM. Industri ini tetap akan ngebul.

Hal tersebut disampaikan Ketua Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) Ismanu Soemiran ketika dihubungi detikFinance, Senin (5/5/2008)

"Mengenai rencana kenaikan BBM, saya rasa industri rokok tidak akan terpengaruh, karena industri rokok akan masih terus ngebul," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan BBM ini akan menjadi salah satu bahan dalam rapat kabinet terbatas yang akan digelar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sore ini.

Di sisi lain Ismanu meminta penyerapan dana bagi hasil cukai sebesar Rp 200 miliar bagi 5 Pemerintah Provinsi bisa terserap secara maksimal. Sehingga diharapkan bisa mencegah rokok ilegal

"Walaupun dana ini untuk pertama kalinya, kami mengharapkan dana tersebut bisa terserap sebagaimana mestinya," katanya.

Selama ini menurut Ismanu, pemerintah daerah ditenggarai sering tidak melakukan penyerapan dana yang maksimal termasuk untuk dana-dana alokasi pemerintah pusat. Sehingga sudah sepantasnya dana sebesar Rp 200 miliar bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Mengingat pentingnya dana tersebut untuk pembinaan industri, pemberantasan rokok ilegal,

Ismanu memperkirakan pada triwulan II-2008 produksi rokok mengalami kondisi mulai pulih setelah mengalami penurunan produksi pada triwulan pertama. Bahkan dengan optimis, angka pertumbuhan 5% hingga 6% bisa tercapai pada triwulan kedua.
(hen/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads