"Ada beberapa pertimbangan, ada aset tanah PLN yang tidak dimanfaatkan padahal lokasinya bagus. Sehingga kita kerjasamakan dengan Perumnas," kata Dirut PLN Fahmi Mochtar disela seminar kelistrikan di Hotel Sultan, Selasa (6/5/2008).
Nota kesepahaman diantara keduanya akan ditandatangani hari ini pukul 10.00 WIB di kantor pusat PLN. Diatas lahan tersebut kemudian akan dibangun perumahan atau apartemen yang diperuntukkan bagi karyawan PLN atau bisa juga dikomersialkan.
"Bisa saja misalkan di lantai 1 untuk gardu, lantai 2 untuk pusat bisnis, atasnya untuk tempat tinggal. Di luar negeri hal seperti itu sudah lumrah," katanya.
Beberapa lokasi yang dikerjasamakan antara lain di Karet, Cempaka Putih, dan Tanjung Priok dengan luas lahan masing-masing 2.000-5.000 hektar.
Sedangkan mengenai mekanisme kerjasamanya, Fahmi mengaku belum ada pembicaraan lebih lanjut. Yang pasti, karena lahan itu masih termasuk milik PLN, tidak mungkin dijualbelikan.
(lih/qom)











































