RI Keluar dari OPEC Setelah 2008

RI Keluar dari OPEC Setelah 2008

- detikFinance
Selasa, 06 Mei 2008 11:40 WIB
RI Keluar dari OPEC Setelah 2008
Jakarta - Indonesia kemungkinan baru akan keluar dari OPEC setelah tahun 2008. Alasannya, Indonesia sudah terlanjur membayar iuran keanggotaan untuk tahun 2008.

"Tahun ini kan kita sudah bayar iuran keanggotaan," kata Menteri ESDM Purnomo yusgiantoro usai pembukaan Musyawarah Perencanaan Pengembangan Nasional 2008 di Kompleks Bidakara, Jakarta, Selasa (6/5/2008).

Sayangnya Purnomo tidak memberi jawaban saat ditanya apakah kemungkinan keluar dari OPEC akan dilakukan tahun 2009. Rencana Indonesia keluar dari OPEC sebelumnya diutarakan oleh Presiden SBY, dengan alasan saat ini Indonesia mengimpor BBM cukup besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam sidang kabinet kemarin kita membahas apakah kita tetap di OPEC atau mundur saja dulu sambil meningkatkan produksi minyak dalam negeri, sehingga lalu kita pantas masuk lagi dalam OPEC," kata SBY.

Purnomo menambahkan, kajian untuk keluar dari OPEC itu dikarenakan Indonesia saat ini tak lagi murni sebagai negara produsen minyak.

Apa konsekuensi RI keluar dari OPEC? "Ya ini kan masih menjadi pembicaraan. Kemarin saja waktu kita bahas sidkab BBM, ini fresh from the oven. Jadi kita kaji lagi secara cermat nanti implikasinya," pungkasnya.

Seperti diketahui, status keanggotaan OPEC terbagi atas 3 kategori yakni anggota pendiri OPEC, anggota penuh dan anggota biasa. Indonesia saat ini masuk kategori anggota penuh, dan sesuai aturan tidak berkaitan dengan jumlah produksi suatu negara. Sebagai anggota OPEC, Indonesia harus membayar iuran US$ 2 juta per tahun.
(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads